Percetakan Pontianak > Artikel Creativ > Tips Mendesain Poster
 
 
 

Tips Mendesain Poster

 

oleh: Beni Sulastiyo
 
Sebagai perusahaan percetakan di Kota Pontianak, kami berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi konsumen. Kami sering membantu konsumen dalam mendesain poster dan mencetak poster tersebut. Kharakter media poster itu sebenarnya hampir sama dengan media billboard. Hanya poster dapat menampung informasi lebih banyak karena kesempatan khalayak melihat poster lebih panjang ketimbang saat melihat billboard. Apabila kesempatan seseorang melihat billboard hanya dalam durasi 3-10 detik, maka poster memiliki peluang untuk dilihat seseorang lebih panjang dari itu. Bahkan jika penempatannya berada dalam ruangan, maka akan banyak orang yang rela membaca semua informasi yang dimuat oleh poster. Terlebih jika desain poster mampu menarik perhatian.
Sebelum kita bahas bagaimana mendesain sebuah poster ada baiknya kita pelajari terlebih dahulu kharakter poster sebagai media promosi dan komunikasi. Poster adalah salah satu media cetak indoor yang bertujuan menyampaikan informasi kepada khalayak. Ia tidak seperti flyer dan brosur yang peruntukannya bersifat personal, dimana satu flyer atau brosur diperuntukan bagi satu orang, maka satu buah poster dapat diperuntukan untuk sekelompok orang.
Poster biasanya ditempel di tempat umum. Di papan pengumuman, di dinding pasar, di pos ronda, di ruang tunggu rumah sakit, hotel atau kampus. Adakalanya juga poster ditempel di ruang outdoor seperti ditembok gedung pinggir jalan dengan ukuran yang lebih beaar dan ditempel secara berderet-deret. Contohnya adalah seperti poster promosi rokok yang seringkali membuat kota tampak kumuh.

Poster adalah media yang statis, dia tidak bergerak seperti flyer atau brosur. Media yang digunakan biasanya kertas atau plastik atau kanvas dengan ukuran A3, A2,A1 atau bahkan A0. Karena terbuat dari kertas, biasanya media poster tak bisa bertahan lama. Paling hanya 1-2 bulan saja.
Tujuan pembuatan poster macam-macam. Bisa sebagai reminder sebuah produk, bisa sebagai media kampanye pengenalan produk, bisa sebagai pengembangan image atau citra produk, bisa pula untuk menyampaikan informasi tentang event atau program tertentu.

 
Poster cukup efektif dalam menyampaikan pesan khususnya pada kelompok atau segment yang spesifik. Biaya pruduksinya tergantung dengan tekhnik cetak dan kuantitasnya. Ia bisa dicetak menggunakan printer inkjet ukuran A3, menggunakan sablon, atau menggunakan mesin offset dengan satu atau dua warna atau fullcolour.

Karena sifatnya untuk komunikasi massa, maka informasi yang dicantumkan di poster tak boleh terlalu banyak. Informasi dan pesan yang ingin disampaikan harus fokus dan to the point.
Cara mendesain
Seperti biasa, sebelum kita mendesain kita perlu mengetahui terlebih dahulu tujuan klien membuat poster. Ingin sekedar me-remainder sebuah produk atau sebuah event kah atau menjelaskan suatu produk atau event tertentu. Taruhlah kita akan membuat sebuah poster untuk mengajak masyarakat menyaksikan sebuah event. Maka kita perlu mengumpulkan semua informasi tentang event tersebut, nama eventnya, waktu dan tempatnya, daya tarik utamanya apa, siapa penyelenggaranya dan berbagai informasi tekhnis lainnya. Kumpulkan semua bahan dalam aplikasi pengolah gambar.
Dalam menggunakan aplikasi pengolah gambar, saya menyarankan untunk menggunakan palikasi pengolah vector seperti Corel Drar. Aplikasi corel draw akan jauh lebih unggul dalam banyak hal, seperti dalam pengolahan bidang, pengolahan teks dan pengolahan image, dibandingkan menggunakan aplikasi pengolah gambar seperti photoshop. Dengan menggunakan aplikasi pengolah vector proses desain akan berlangsung lebih cepat.

Setelah itu buatlah bidang gambar seukuran kertas yang akan dicetak. Sebaiknya menggunakan ukuran sesungguhnya saja. Setelah itu bagi bidang kerja anda dalam beberapa bagian misalnya untuk bidang vertikal dibagi 4 dan bidang horizontal dibagi 3. Bidang yang disediakan untuk informasi utama harus lebih besar daripada bidang lainnya.
Lalu letakan berturut-turut mulai dari informasi utamanya (headline), informasi pendukung (subheadline) dan informasi tekhnis lainnya. Letakan juga logo penyelenggra ditempat khusus, terpisah dari logo sponsor. Jkka ada banyak sponsor, kumpulkan logo sponsor itu dalam satu bidang. Nah setelah penempatan kelompok informasi tersebut, maka rapikan layoutnya. terserah kita akan menggunakan layout apa, bisa rata tengah, rata kiri, rata kanan, justisfy atau campuran. 
Jika kita ingin menggunakan layout campuran, pisahkan setiap layout yang berbeda dengan bidang biar poster tampak lebih rapi. Setelah itu kreasikan tampilan untuk informasi utamanya dengan mengatur pewarnaan, besar, dan image tertentu yang sifatnya bisa menarik perhatian.
Seringkali sebuah event sudah ada brandnya. Jika sudah ada brand-nya tinggal letakan saja brand event tersebut pada posisi yang paling menonjol. Setelah selesai, pindahlah pada subheadline-nya, atur lagi, besar kecil dan jenia font serta layoutnya, demkkian seterusnya.
Setelah itu beri warna dasar lalu atur pewarnaan informasi inti dan informasi tambahannya. Jika sudah selesai cari background image yang keren atau tambahkan ornament yang memperkuat daya tarik poster.
Dan terakhir periksa kembali tampilan poster, perbaiki fokus dan keseimbangan poster. Periksa pula apakah masih ada huruf yang salah ketik atau informasi yang salah.  Selesai dah..
Saat mendesain poster yang perlu diperhatikan adalah colour base tampilan poster. Colour base adalah warna latar dan warna dominan yang harus ditonjolkan. Hal ini bisa dilihat dari kharakter logo penyelenggara atau sponsor utama.

Dalam hal pemilihan font sebaiknya kita tak usah memilih font yang sulit dibaca. Khatakter huruf yang tegas lebih disarankan. Hindari lah penggunaan font lebih dari 4 jenis. Penggunaan jenia font yang terlalu banyak hanya akan membuat tampilan poster menjadi kurang rapi.
 
 
 
 
Percetakan di Pontianak
2